CIAMIS, VOS Media - Semangat berkompetisi tak pernah surut di kalangan siswa-siswi MA dan MTs Sabilurrosyad. Sebanyak 19 pelajar dari dua jenjang tersebut turut ambil bagian dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 tingkat Kabupaten Ciamis. Meski sebagian besar dari mereka belum berhasil menembus tiga besar, kiprah para siswa ini tetap menjadi catatan membanggakan bagi madrasah.
Ajang OMI 2026 tingkat Kabupaten Ciamis digelar di Gedung Laboratorium Keagamaan Terpadu MAN 1 Darussalam Ciamis dengan sistem ujian berbasis komputer (CBT). Insan vos, kompetisi ini mengusung tema "Ilmu, Usaha, dan Doa untuk Prestasi Terbaik" yang menjadi pengingat bahwa hasil terbaik selalu lahir dari perpaduan ikhtiar dan tawakal.
Untuk jenjang MA, sebanyak 11 siswa Sabilurrosyad berlaga di lima mata pelajaran, yakni Geografi, Biologi, Fisika, Kimia, dan Ekonomi. Pelaksanaan ujian berlangsung pada Senin (07/09/2026). Kabar menggembirakan datang dari Nurul Fadilah, siswi kelas XII KMI, yang sukses menempati peringkat 2 pada bidang Geografi dan resmi dinyatakan lolos ke tahap berikutnya.
Sembilan siswa MA lainnya masih harus berpuas diri di luar tiga besar. Mereka adalah Kiki Nurjaman dan Siti Rahma Daniati di bidang Fisika, Rina Nur Karomah di bidang Kimia, Satria Ilham Arozak di bidang Geografi, Putri Nabilah Az-zahro dan Ayi Sihabudin di bidang Ekonomi, serta Aurel Agustina, Fitriani Hazami, dan Aprila Maelani di bidang Biologi.
Prestasi juga ditorehkan jenjang MTs Sabilurrosyad yang mengirimkan 8 siswa untuk berkompetisi pada Selasa (08/09/2026). Mereka bertanding di tiga mata pelajaran, yaitu Matematika, IPA, dan IPS. Nama Revan Abdul Aziz dari kelas IX KMI patut diacungi jempol usai meraih Juara 2 pada bidang IPS Terintegrasi.
Adapun rekan-rekan seperjuangan Revan di jenjang MTs adalah Farrasah Hisanah Arly Karimah, Alzena Safa Naila, dan Dzikri Maulana Tsani di bidang IPA, serta Rahadiyan Azka Arifin dan M. Nabhan Setiawan di bidang IPS. Ada pula M. Farhan Kausan dan Yunara Ramadhan yang berjibaku di bidang Matematika.
Proses pendampingan siswa selama persiapan hingga hari pelaksanaan tak lepas dari peran para guru pembina, yakni Rismalia, S.Ag., M.Pd.I., M. Ismail, A.Md.Com., dan Ustadz Jejen. Ketiganya terus memberikan motivasi agar siswa tampil maksimal meski hasil akhir tetap menjadi rahasia Allah SWT.
Insan vos, capaian Nurul Fadilah dan Revan Abdul Aziz membuktikan bahwa ikhtiar yang dijalankan dengan sungguh-sungguh tak akan mengkhianati hasil. Bagi siswa lain yang belum berhasil menembus tiga besar, pengalaman ini justru menjadi bekal berharga untuk terus mengasah kemampuan di ajang-ajang berikutnya.
Keikutsertaan siswa Sabilurrosyad dalam OMI 2026 sekaligus menegaskan komitmen madrasah dalam mendorong prestasi akademik santri di berbagai bidang keilmuan. Semangat kolaborasi antara ilmu, usaha, dan doa diharapkan terus menjadi ruh dalam setiap langkah perjuangan siswa Sabilurrosyad ke depan.